Derrick Lewis Dapat Pertarungan di White House atas Permintaan Trump

Derrick Lewis siap bertarung di White House setelah diminta Trump

UFC baru saja mengumumkan kehadiran petarung dengan jumlah knockout terbanyak sepanjang masa, Derrick Lewis, pada kartu pertandingan musim panas di Gedung Putih. Langkah ini diambil atas permintaan langsung dari Presiden Donald Trump. Lewis akan menghadapi Josh Hokit dalam pertarungan kelas berat di acara UFC Freedom Fights 250 yang dijadwalkan pada 14 Juni mendatang.

CEO UFC, Dana White, mengungkapkan informasi ini pada hari Sabtu, beberapa saat setelah Hokit (8-0) meraih kemenangan atas Curtis Blaydes (19-5) dalam keputusan yang ketat di UFC 327 yang berlangsung di Miami. Menurut White, Trump yang hadir di Kaseya Center, bertanya mengapa Lewis tidak masuk dalam daftar pertarungan di Gedung Putih. Setelah melihat pertarungan Hokit, White memutuskan untuk menjadwalkan Lewis dalam kartu tersebut.

Pertarungan yang Dinanti

“Saya yakin kalian semua melihat pertarungan Hokit,” ucap White. “Sekitar satu jam yang lalu, presiden mendekati saya dan bertanya, ‘Mengapa Derrick Lewis tidak ada dalam kartu Gedung Putih?’ Saya menjawab, ‘Tunggu sebentar, Tuan Presiden.’ Saya kemudian menghubungi Derrick Lewis dan menanyakan, ‘Derrick, presiden baru saja bertanya mengapa kamu tidak ada dalam kartu. Apakah kamu ingin bertarung di kartu Gedung Putih?’ Dia menjawab, ‘Tentu saja.'”

Setelah berbicara dengan Hokit pasca kemenangannya melawan Blaydes, White segera mengatur pertarungan antara Hokit dan Lewis untuk kartu di Gedung Putih.

Profil Pertarung

Derrick Lewis (29-13) sebelumnya menjadi sorotan karena tidak diumumkan dalam daftar petarung UFC Freedom Fights 250 yang dirilis pada bulan Maret. Trump dikenal sebagai penggemar Lewis yang berasal dari Houston dan pernah menelepon untuk mengucapkan selamat kepada Lewis setelah pertarungannya pada bulan Juli lalu. Lewis adalah mantan penantang gelar UFC yang baru saja mengalami kekalahan knockout dari Waldo Cortes-Acosta pada bulan Januari. Ia memegang rekor sebagai petarung dengan jumlah knockout terbanyak dalam sejarah UFC, yaitu 16 kali.

Di sisi lain, Hokit dari California, telah mencatat rekor 3-0 sejak bergabung dengan UFC pada tahun 2025. Pertarungan mendatang ini tentu menjadi momen yang dinantikan bagi para penggemar MMA, terutama di kalangan penggemar di Indonesia yang semakin tertarik dengan perkembangan olahraga ini.

Dampak dan Relevansi

Keberadaan Derrick Lewis dalam kartu pertandingan di Gedung Putih tentunya akan menarik perhatian lebih banyak penggemar UFC di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dengan semakin populernya olahraga MMA di Tanah Air, pertarungan ini bisa menjadi salah satu momen penting dalam memperkenalkan lebih jauh tentang UFC kepada masyarakat Indonesia. Selain itu, dukungan dari figur publik seperti Trump juga menambah daya tarik acara ini, membuatnya semakin viral dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.

Kesimpulan

Pertarungan antara Derrick Lewis dan Josh Hokit di UFC Freedom Fights 250 bukan hanya sekadar pertandingan biasa. Ini adalah refleksi dari pengaruh yang dimiliki oleh seorang presiden terhadap acara olahraga dan bagaimana hal itu bisa menarik perhatian dunia. Bagi penggemar UFC di Indonesia, ini adalah kesempatan untuk menyaksikan pertarungan seru yang melibatkan salah satu petarung terbaik dalam sejarah UFC. Mari kita tunggu bagaimana hasil pertarungan ini dan dampaknya bagi dunia MMA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *