Azzi Fudd Terpilih sebagai Pilihan Pertama WNBA 2023

Azzi Fudd, pilihan pertama WNBA 2023, menunjukkan prestasi luar biasa

NEW YORK – Azzi Fudd, mantan bintang dari UConn, kini resmi menjadi pilihan pertama dalam draft WNBA 2023 dan akan melanjutkan kariernya di Dallas dengan kontrak senilai $500.000.

“Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan perasaan ini dan apa artinya bagi saya,” ungkap Fudd tentang pengumuman pilihannya. “Rasanya belum sepenuhnya saya pahami. Ini sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan. Perasaan saat duduk bersama keluarga dan Morgan (Valley), mendengar nama saya dipanggil, dan berjalan ke depan. Rasanya sangat surreal.”

Reuni dengan Paige Bueckers

Fudd akan kembali bermain bersama mantan rekan setim di UConn, Paige Bueckers, yang merupakan pilihan utama Wings tahun lalu. Bueckers, yang bersama Fudd telah memberikan UConn tujuh pilihan pertama, hadir dalam acara draft bersama rekan-rekannya dari Huskies.

“Paige adalah pemain luar biasa, semua orang tahu itu,” tambah Fudd. “Dia adalah sosok yang membuat bermain basket menjadi mudah.”

Keberhasilan UCLA dan Rekor Baru

Di sisi lain, bintang-bintang UCLA, Lauren Betts dan Gabriela Jaquez, juga berhasil meraih posisi di lima besar, hanya satu minggu setelah membawa Bruins meraih gelar NCAA pertama mereka. Teman setim mereka, Kiki Rice, terpilih di posisi keenam oleh Toronto, yang merupakan pilihan pertama bagi franchise baru. Tim Tempo memilih untuk memiliki pilihan lebih tinggi dalam draft perguruan tinggi setelah memenangkan undian, memberikan Portland Fire pilihan utama dalam draft ekspansi bulan ini.

UCLA memecahkan rekor UConn yang sebelumnya memiliki empat pemain terpilih di putaran pertama, sebuah rekor yang ditetapkan pada 2002. Angela Dugalić terpilih kesembilan oleh Washington, bergabung kembali dengan Betts, dan Gianna Kneepkens dipilih oleh Connecticut di pilihan terakhir putaran pembukaan.

Dampak Gaji Baru untuk Pemain

Dengan pemilihan Charlisse Leger-Walker di putaran kedua sebagai pilihan ke-18 oleh Sun, UCLA juga memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Tennessee (1997, 2008), Notre Dame (2019), dan South Carolina (2023), yang semuanya memiliki lima pemain terpilih secara keseluruhan.

Perjanjian kerja kolektif baru yang disahkan bulan lalu memberikan kenaikan gaji besar-besaran bagi para pemula. Fudd akan mendapatkan hampir tujuh kali lipat dari pendapatan yang diterima Bueckers sebagai pilihan pertama musim lalu. Pemain terpilih di posisi kedua dan ketiga masing-masing akan mendapatkan $466.913 dan $436.016.

Profil Pemain Azzi Fudd

  • 2026 First-Team AP All-American, 2025 juara nasional, 2 kali First-Team All-Big East.
  • Menghabiskan seluruh kariernya di UConn selama lima musim.
  • Rata-rata tertinggi karier dalam PPG (17.3), persen FG (48%), persen FG 3-pt (45%) dan APG (3.1) pada 2025-26.
  • Mencetak 117 FG 3-pt pada 2025-26, peringkat keempat dalam sejarah UConn.
  • Merupakan salah satu dari lima pemain di D-I yang mencetak setidaknya 60% di dekat ring, 40% di area tengah, dan 40% dari 3-point.

Fudd mengalami beberapa cedera yang menghambatnya selama karier awalnya, termasuk cedera kaki yang membuatnya absen selama 11 pertandingan di tahun pertama, cedera lutut yang memaksanya absen 22 pertandingan di tahun kedua, dan robekan ACL yang membuatnya hanya bermain di dua pertandingan pada 2023-24.

Kata-kata Inspiratif dari Pemain

Pemain pilihan kedelapan, Flau’jae Johnson, yang dipilih oleh Golden State sebelum ditransfer ke Seattle, menyatakan, “Saya merasa beruntung dan bersyukur bisa berada di sini saat ini. Musim ke-30 WNBA. Tujuan saya adalah meninggalkan liga ini lebih baik dari sebelumnya. Ini adalah hal yang saya syukuri, tetapi juga tanggung jawab yang saya emban.”

Kesimpulan

Draft WNBA 2023 menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam dunia basket wanita, terutama dengan kenaikan gaji yang dialami oleh para pemain baru. Azzi Fudd dan rekan-rekannya dari UCLA menunjukkan bahwa bakat muda terus muncul di panggung yang lebih besar. Dengan adanya dukungan dan eksposur yang lebih besar, diharapkan masa depan basket wanita akan semakin cerah, bukan hanya di AS tetapi juga di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *