CJ McCollum Jadi Penjahat di MSG, Hawks Samakan Kedudukan

CJ McCollum menginspirasi Atlanta Hawks di playoff NBA

NEW YORK — Madison Square Garden (MSG) dikenal sebagai arena yang dipenuhi dengan pemain-pemain yang menyenangkan bagi para penggemar, namun juga dihuni oleh mereka yang menjadi “penjahat” di mata penggemar New York Knicks. Pada pertandingan malam Senin, CJ McCollum menambah daftar tersebut setelah penampilannya yang gemilang membantu Atlanta Hawks mengalahkan Knicks dengan skor 107-106, menyamakan kedudukan di seri putaran pertama playoff NBA.

McCollum mencetak 32 poin dan memberikan enam assist, menjaga Hawks tetap kompetitif di saat Knicks, yang sempat unggul 14 poin di kuarter ketiga, berusaha untuk menjauh. Dalam dua menit terakhir, McCollum mencetak tiga poin penting, termasuk tembakan step-back yang membawa Hawks memimpin dengan 34 detik tersisa di pertandingan.

Penampilannya yang menawan bahkan membuat penonton MSG melontarkan teriakan kasar yang biasanya ditujukan kepada mantan pemain Hawks, Trae Young, setelah McCollum terlibat adu mulut dengan pemain cadangan Knicks, Jose Alvarado, yang berujung pada kedua pemain menerima pelanggaran teknis.

“Saya bukan penjahat, saya adalah orang baik dengan dua anak dan seorang istri,” ujar McCollum. “Saya rasa ini adalah sebuah pengakuan. Penggemar yang luar biasa, penuh semangat di lingkungan yang menantang. Ini menyenangkan, ini basket, ini playoff. Jika ada, saya rasa ini adalah tanda rasa hormat.”

Dinamika Pertandingan dan Dampaknya

Dua pertandingan terakhir antara kedua tim berlangsung ketat, dan diperkirakan akan semakin intens menjelang Game 3 yang akan digelar di Atlanta pada hari Kamis. Pendekatan McCollum yang memikat perhatian penonton di Garden tampaknya memberikan dampak positif bagi rekan-rekannya, yang sebelumnya tidak tampil maksimal. Jalen Johnson, kandidat All-NBA, juga tampil baik dengan mencetak enam dari 17 poinnya di kuarter keempat.

Meskipun McCollum berhasil mencetak poin penting, ia juga melewatkan dua tembakan bebas saat pertandingan tersisa 5,6 detik dan Hawks unggul satu poin, yang memberikan peluang bagi Knicks. Namun, Jalen Brunson tidak dapat terlibat dalam permainan, dan Mikal Bridges akhirnya melewatkan tembakan fadeaway sebelum peluit berbunyi.

Itu adalah salah satu momen langka di mana McCollum tidak berkontribusi maksimal di kuarter terakhir. Ia berhasil memanfaatkan kekurangan pertahanan Knicks dengan mencetak poin setiap kali mendapatkan kesempatan melawan Brunson, membuat Knicks kesulitan dalam mengatur strategi defensif mereka.

Reaksi Fans dan Harapan untuk Playoff

McCollum mencatatkan bahwa saat peluit berbunyi dan suasana menjadi tenang, ada rasa saling menghormati antara pemain dan penonton. “Saya telah datang ke sini sebagai penggemar… Saya telah melihat pertandingan playoff di sini. Merupakan sebuah kehormatan untuk bisa bermain di sini. Senang bisa meninggalkan lapangan dengan kemenangan,” tambahnya.

Knicks sendiri memiliki banyak “penjahat” saat ini seperti Trae Young dan Tyrese Haliburton, serta antagonis legendaris seperti Michael Jordan dan Reggie Miller. Tanpa sengaja, Knicks memberikan kesempatan bagi McCollum untuk bersinar. Untuk dua pertandingan berturut-turut, Knicks menunjukkan dominasi di babak kedua sebelum Hawks bangkit kembali.

Pada Game 1, Hawks tidak bisa bangkit tepat waktu. Namun, di Game 2, mereka berhasil kembali dari ketertinggalan 80-66 di kuarter ketiga. Pada saat itu, Knicks mendominasi dengan memanfaatkan Karl-Anthony Towns dan Mitchell Robinson, yang berperan besar karena ukuran tim Hawks yang terbatas. Towns mencetak 14 dari 18 poinnya di kuarter ketiga, sementara Robinson tampil sempurna di lapangan dengan 13 poin dan tujuh rebound.

Namun, Knicks tidak mampu mempertahankan serangan mereka di kuarter keempat, sementara Hawks mulai menemukan irama mereka dengan persentase tembakan 72% di periode tersebut. “Di akhir pertandingan, kami mendapatkan beberapa kesempatan bagus. Kami menempatkan bola di tangan pemain yang tepat,” ungkap pelatih Knicks, Mike Brown. “Kami hanya tidak bisa mengonversinya.”

McCollum merasa bersyukur bisa kembali bermain di pertandingan yang berarti. Setelah melewatkan waktu yang sulit di New Orleans dan Washington, ia terlibat dalam perdagangan di tengah musim menuju Atlanta, dan kini berhasil menunjukkan kualitasnya di playoff.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *