DENVER – Minnesota Timberwolves menunjukkan semangat juang yang luar biasa dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal 19 poin pada kuarter pertama, akhirnya mengalahkan Denver Nuggets dengan skor 119-114 dalam pertandingan kedua playoff Wilayah Barat yang berlangsung pada Senin malam. Kemenangan ini membuat kedua tim kini imbang 1-1 dalam seri best-of-seven mereka.
Anthony Edwards tampil gemilang dengan mencetak 30 poin, sementara Julius Randle menambah 24 poin lagi untuk Timberwolves. Kemenangan ini juga menjadi momen penting bagi Timberwolves, mengingat Nuggets sebelumnya telah meraih 13 kemenangan berturut-turut sejak kalah pada 18 Maret.
Meski Edwards melakukan kesalahan dengan kehilangan bola 31 detik sebelum pertandingan berakhir, Denver gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Christian Braun dari Nuggets mendapatkan pelanggaran, namun hanya berhasil mencetak satu dari dua tembakan bebasnya, sehingga membuat Denver tertinggal 115-114 dengan 19 detik tersisa.
Setelah timeout Minnesota, Randle berhasil memasukkan dua tembakan bebas, diikuti dengan dunk spektakuler dari Donte DiVincenzo yang menandai kebangkitan Timberwolves dari ketinggalan besar di awal pertandingan.
Penampilan Menawan dari Para Pemain Kunci
Jamal Murray menjadi pencetak poin terbanyak untuk Denver dengan 30 poin, sedangkan Nikola Jokic menyusul dengan 24 poin, 15 rebound, dan 8 assist. Namun, penampilan duo All-Star ini tidak maksimal di kuarter keempat, di mana mereka hanya mampu mencetak empat poin dengan akurasi tembakan yang buruk, yaitu 2 dari 12 percobaan.
Dengan hasil ini, peluang Nuggets untuk mengontrol seri menjadi terancam, mengingat mereka memiliki rekor 8-0 ketika memenangkan dua pertandingan pertama dalam sejarah playoff mereka, sementara Timberwolves belum pernah menang dalam kondisi tertinggal 0-2.
Perkembangan Pertandingan yang Dramatis
Murray membuka pertandingan dengan tembakan tiga angka dari jarak 51 kaki menjelang akhir babak pertama, menyamakan kedudukan menjadi 64-64. Jokic kemudian menunjukkan tajinya di kuarter ketiga dengan mencetak 16 poin dan membawa Nuggets unggul 93-90.
Edwards, yang sebelumnya tampil kurang maksimal dengan hanya 22 poin di pertandingan pertama, kini menunjukkan performa yang lebih baik dengan lebih banyak melakukan penetrasi ke ring, alih-alih hanya mengandalkan tembakan jarak jauh.
Timberwolves berhasil memanfaatkan poin kedua dari peluang yang terlewatkan dengan mencetak 20 poin berbanding 3 untuk Nuggets. Mereka sempat unggul 64-56, tetapi Nuggets berhasil mencetak delapan poin terakhir di babak pertama.
Di sisi lain, pelatih Timberwolves, Chris Finch, kembali mengeluhkan perbedaan jumlah tembakan bebas yang didapat timnya dibandingkan Nuggets. Di pertandingan pertama, Timberwolves hanya mendapatkan 14 tembakan bebas, sedangkan Nuggets 30. Finch bahkan mengisyaratkan bahwa pemainnya perlu lebih sering melakukan diving.
Sementara itu, pelatih Nuggets, David Adelman, menjelaskan bahwa beberapa dari 16 tembakan bebas yang didapat Murray—yang semuanya berhasil ia masukkan—merupakan akibat dari pelanggaran keras dan teknis yang dilakukan Timberwolves di pertandingan pertama yang sangat fisik.
Pada pertandingan ini, kedua tim berhasil mendapatkan 30 tembakan bebas, dengan Timberwolves berhasil memasukkan 19 dan Nuggets 23.
Dampak Kemenangan ini
Kemenangan ini memberikan momentum positif bagi Timberwolves menjelang pertandingan ketiga yang akan dihelat di Minneapolis pada Kamis malam. Kemenangan tersebut tidak hanya memperbaiki posisi mereka dalam seri playoff, tetapi juga membangun kepercayaan diri tim setelah menghadapi tekanan besar di laga penting. Bagi penggemar bola basket di Indonesia, perkembangan ini menjadi menarik untuk diikuti mengingat semakin ketatnya kompetisi di NBA serta pengaruhnya terhadap perkembangan basket di tanah air.
Kesimpulan
Timberwolves menunjukkan bahwa mereka memiliki ketahanan dan semangat juang yang tinggi dengan bangkit dari ketinggalan besar. Dengan performa cemerlang dari para pemain kunci, mereka berhasil menyamakan kedudukan dalam seri playoff ini. Pertandingan selanjutnya akan sangat menentukan bagi kedua tim, dan penggemar tentunya tidak sabar menantikan aksi selanjutnya.