Pemain muda berbakat Flory Bidunga dari Kansas University telah mengumumkan niatnya untuk menguji coba NBA draft, sambil mempertahankan kelayakan untuk bermain di perguruan tinggi. Keputusan ini menjadi sorotan setelah sumber terpercaya mengonfirmasi kepada ESPN pada hari Kamis.
Selain itu, Bidunga juga berencana untuk masuk ke dalam portal transfer NCAA, menjaga kemungkinan untuk kembali ke dunia perkuliahan. Langkah ini memberi sinyal bahwa meskipun dia menjajaki peluang di NBA, ia tetap terbuka untuk melanjutkan karirnya di tingkat universitas jika diperlukan.
Menurut ESPN, jika Bidunga benar-benar memasuki portal, dia akan menjadi pemain teratas di antara lebih dari 800 pemain lainnya yang berencana untuk melakukan hal yang sama. Portal transfer resmi akan dibuka pada hari Selasa, sehari setelah pertandingan final kejuaraan pria NCAA.
Di sisi NBA, analis ESPN Jeremy Woo memperkirakan Bidunga akan dipilih di putaran kedua draft NBA, pada urutan ke-44. Penampilan Bidunga di lapangan sangat mengesankan; ia mencatat rata-rata 13,3 poin dan 9,0 rebound per pertandingan untuk tim Jayhawks musim ini, dengan tinggi badan 6 kaki 10 inci dan berat 235 pon.
Dia menempati posisi ketiga dalam kategori rebound di Big 12 dan merupakan kandidat untuk penghargaan pemain bertahan terbaik tahun ini. Bidunga juga mencatatkan rata-rata blok sebesar 2,6 per pertandingan, memimpin konferensi Big 12 di kategori tersebut. Selain itu, ia memiliki persentase tembakan yang sangat baik, mencapai 64%, menjadikannya pemimpin di Big 12 dengan selisih hampir 7%.
Di tengah permintaan tinggi untuk pemain besar di perguruan tinggi saat ini, Flory Bidunga akan menjadi salah satu pemain paling dicari di negara ini jika ia memutuskan untuk kembali untuk tahun ketiganya. Hal ini juga menunjukkan bahwa perkembangan karirnya akan terus dipantau oleh banyak pihak, termasuk tim-tim NBA yang mencari bakat muda yang potensial.
Dampak bagi Indonesia
Perkembangan ini tidak hanya menarik perhatian penggemar basket di AS, tetapi juga bagi penggemar olahraga di Indonesia. Dengan semakin banyaknya pemain muda Indonesia yang bermimpi berkarir di NBA, langkah-langkah yang diambil oleh Bidunga dapat menjadi inspirasi. Selain itu, perhatian pada portal transfer NCAA dapat membuka peluang bagi para pemain lokal untuk mendapatkan kesempatan yang lebih baik dalam kompetisi yang lebih tinggi.
Kesimpulan
Flory Bidunga, dengan bakat dan statistik yang mengesankan, sudah pasti akan menjadi sorotan baik di NBA maupun NCAA. Keputusan untuk menguji draft sambil tetap membuka kemungkinan untuk kembali ke perguruan tinggi menunjukkan sikap cerdas dalam mengelola karirnya. Semoga langkah-langkah yang diambilnya dapat menginspirasi generasi pemain muda Indonesia untuk terus berjuang mencapai impian mereka dalam dunia olahraga.